Simak liputan akbar 2 kontributor kami, Umar Rachman & Elsi Ani yang jadi saksi hidup keriaan pertarungan 2 raksasa tersebut.
1 November 2011 sekitar pukul 17.00 waktu Singapura, di depan main gate Fort Canning udah bergerombol puluhan orang yang sebagian besar make t-shirt hitam dengan desain Whitesnake. Yap, Whitesnake! Band Hard Rock/Hair Metal legendaris bentukan David Coverdale ini bakal tampil menggoyang publik Singapura di Fort Canning dengan promotor LAMC Production. Formasi Whitesnake sendiri adalah David Coverdale pada Vokal, Reb Beach dan Doug Aldrich pada gitar, Michael Devin pada Bass, Brian Tichy pada Drum dan Brian Ruedy pada Keyboard. Penampilan Whitesnake ini bakalan dibuka oleh band rock terbesar Indonesia bahkan Asia Tenggara, Slank.
Pukul 17.30 massa penonton yang antri masuk mulai bertambah sekitar 200an orang dan sekitar 25% diantranya adalah orang-orang dari Indonesia, ada yang dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Batam dan lain-lain. Hujan gerimis yang mulai turun nggak menyurutkan semangat para menonton buat tetap berada di antrian. Sekitar pukul 18.00 gatepun dibuka, petugasnya nggak banyak tapi massa dengan tertib tetap antri masuk ke venue. Di dalam venue, sebagian orang langsung menyerbu berebutan untuk berada di front row sebagian lagi menyerbu booth official merchandise Whitesnake dan booth-booth makanan dan minuman.
Dari jadwal yang telah ditentukan yaitu 19.45 terjadi keterlambatan sekitar 1 jam. Slank naik panggung pukul 20.40 dan langsung menghajar penontondengan 3 lagu berturut-turut Bang-Bang Tut, Devil in You dan I Miss You but I Hate You. Dengan membuka 3 lagu yang lumayan kencang Slank meredakan suasana dengan Virus disusul menyapa publik Singapura. Setelah itu mengalir Drug Me Up, Ku tak Bisa dan Terlalu Manis (English Version). Pada lagu Terlalu Manis ini Kaka dan kawan-kawan makin menyihir crowd Fort Canning. Nggak lupa, Slank membawakan 1 lagu Whitesnake yaitu I Wanna be Your Dog dan ditutup dengan medley Orkes Sakit Hati dan Tong Kosong. Di lagu Orkes Sakit Hati, Kaka sempat menarik 2 penonton untuk joget bersama.
Setelah Slank turun panggung, para crew langsung sibuk memasang backdrop Whitesnake dan mengoptimalkan semua set di panggung. Sekitar pukul 21.30 Fort Canningpun terhentak, dengan sebuah intro, Best Years pun, digeber. Kemudian berturut-turut mengalir hits-hits klasik Whitesnake yaitu Give Me All Your Love, Love ain’t no Stranger dan Is this Love. Di 3 lagu ini terjadi karaoke massal dari penonton yang memang sebagian besar diantaranya berumur 30 tahun keatas. Kemudian dilanjutkan dengan 2 lagu dari album baru mereka, Forevermore yaitu Steal Your Heart Away dan Forevermore.
Suara dan fisik David Coverdale masih sangat prima dengan kombinasi vokal berat dan melengkingnya, mengitari semua sudut panggung sambil sesekali dan ini ciri khas dari seorang David Coverdale yaitu memainkan stand micnya ke atas, depan dan samping kiri-kanan. Dan hal inilahyang selalumembuat penonton takjub terhipnotis. Dilanjutkan dengan solo gitar Doug Aldrich dan Reb Beach secara bersamaan dan bergantian mampu menyayat kalbu dan imajinasi para penonton. Solo gitar Doug dan Reb disambung ke lagu Snakedance lalu Can You Hear the Wind Blow dan Love Will Set You Free. Setelah Love Will Set you free, Brian Tichy pun ditinggalkan sendirian dipanggung untuk menghajar set drumnya dengan stick, tangan bahkan dengan sepasang pisau dapur.
Usai solo drum Brian Tichy para fans klasik Whitesnake kembali termanjakan dan melakukan karaoke massal di nomor-nomor Deeper the Love, Fool for Your Lovin’ dan Here I go Again. Whitesnake tampak seperti akan berpamitan, penontonpun langsung kompak berteriak “more!!, more!!, more!!……” Nggak lama berkumandanglah intro Still of the Night dan crowdpun menggila. Setelah itu David Coverdale menyejukkan suasana dengan Soldier of Fortune secara a capella lalu membakar crowd dengan Burn dan ditutup dengan bonus lagu(karena tidak ada di setlist) Bad Boys. Sekitar 2 jam Whitesnake membakar Fort Canning dan membayar rindu para fans mereka yang mungkin telah sekian lama menunggu konser mereka di kawasan Asean dan itu dibayar dengan setlist lagu dan penempilan yang luar biasa.
Category: Event
Tags: Event, Slank, whitesnake
Like This Articles?
Share it To Your Friends!









