Sebelum baca artikel ini pasti lo semua sering bertanya-tanya perihal siapa sih Tante Pinky? Kayak apa sih bentuknya? Blablabla. Nah sebelom pertanyaan semakin menumpuk dikepala dan jadi serangga, mending disimak hasil wawancara paling bersejarah yang pernah kami lakukan dengan pengasuh rubrik kolom tanya-jawab permasalahan-hati di majalah tercinta ini. O iya, kata siapa kita bisa segampang itu ketemu dan ngobrol ama si tante, atur jadwalnya ngalah-ngalahin Pak BeYe… Beruntunglah yang bersangkutan bisa disogok dengan semangkuk Sop Dengkul

“….life itself is a pain…..”

+ Ceritain dong biografi singkat tante pinky? Tante berasal dari keluarga warna-warni yah?

Tante terlahir di generasi bunga dan besar di era beha kerucut Madonna sedang trendi. Tante berasal dari keluarga biasa-biasa saja kok sayang, kamu tahu kan tipe-tipe keluarga sederhana seperti keluarga cemara gitu, cuma bedanya papi tante bukan penarik becak melainkan juragan kapal tanker dan mami tante adalah seorang ibu rumah tangga yang bersahaja yang hobi ber-organisasi dan punya kos-kosan khusus pria. Yang berwarna warni hanyalah koleksi stoking dan lipstick tante.

+ Tante kan perawan kok bisa-bisanya punya tiga anak?

Hidup memang penuh misteri, sayang. Jangan terlalu dipikirkan. Kamu masih terlalu muda. Nanti kalau sudah 21 tahun kamu tanyakan lagi ke tante yaa. Hihihi.

+ Nah terus Gimana awalnya bisa mejeng di Provoke! ?

Semua karena semesta mempertemukan tante dengan para berondong-berondong tersesat butuh arahan seorang wanita dewasa yang sudah berpengalaman. Dari situlah kemudian tante diminta untuk juga membimbing jiwa jiwa muda para pembaca Provoke!

Si Tante dan barang bawaannya

+ Aktivitas tante selain mejeng di Provoke! Apa lagi?

Sibuk deh pokoknya. Arisan berlian, dollar, panci, tas, dan lain lain. Tante juga masih mengasah skill kelenturan tubuh tante dengan salsa dan aerobik. Mengurus toko kelontong dan yayasan penyalur TKW ke Hongkong, mengurus berondong-berondong, dan sesekali ke disko.

+ Perbedaan jaman SMA sekarang sama jaman tante dulu sma apa sih? Lebih enak mana?

Sama aja sih sebetulnya, masa-masa ketika hormon sedang tidak stabil dan perubahan-perubahan fisik yang terjadi itu memang bikin gemes ya. Bedanya paling kalian sekarang lebih terekspos teknologi sementara jaman tante dulu paling top adalah telepon dan radio. Enaknya jaman dulu belum banyak polusi dan Jakarta gak semacet sekarang. Pacaran, ngambek-ngambekan, bullying, dan kebodohan remaja pada umumnya sih sama aja tuh.

+ Kalau sekarang kan anak-anak muda kan hiburannya BB, iPhone, PSP atau Nitendo DS. Jaman tante ngapain dong?

Ih jangan salah tante juga ada teknologi untuk sosialisasi kayak gitu, HT Icom Ic-2N! Alias ngebrik dong ah. Jaman belum ada HP kita anak muda trendi jaman itu mainannya Handy Talky atau bikin stasiun radio amatir. Emang kalian aja yang bisa chatting? Jaman tante namanya QSO, jadi bisa juga bercinta di udara. Papa Alpha Charlie Alpha Romeo, break, break, di-copy, di-monitor roger gitu, ganti. Hihihi. Ngomonganya pake bahasa kode, dan lebih misterius. Lebih seru deh dari FB dan Twitter. Terus ada juga kirim-kiriman salam pake lagu di radio swasta macam Prambors gitu dan tentu saja surat cinta diantar pak pos dengan kertas berwangi bunga. Oooh rindu sekali masa itu.

Si Tante dan Agent Provocateur Veni Inovanty

+ Gak minat jadi anggota DPR? Tante bisa memberikan konseling untuk mereka loh.

Tante terlalu mulia itu menjadi seorang wakil rakyat. Untuk apa jadi wakil kalau bisa jadi ketua. Lagipula mereka tidak butuh konseling. Sudah terlalu rusak, biarkan waktu yang akan membuat mereka busuk dengan sendirinya. Tante lebih suka menjadi penasihat kalian generasi muda yang masih punya harapan sembuh.

+ Kenapa nick name tante, ‘Tante pinky’ kenapa gak ungu? Lebih gonjreng kan?

Kata siapa ungu lebih gonjreng? Ungu tuh warna yang labil dan gak punya pendirian, gak bisa memutuskan lebih ke biru atau merah. Beda sama pink. Pink tuh statement! Warna yang berdiri sendiri. Simbol kelembutan dan kemandirian perempuan. Coba warna lain, selalu ada turunannya. Hijau daun, hijau lumut, biru tua, biru laut, kuning gading, nah kalo Pink? Cuma ada satu kepastian. Orang kalo liat warna Pink, rame-rame setujunya. Gak pake berantem, bukan ah itu Hijau Tosca, bukan itu Tangerine. Huh! PINK FOREVER!!

+Kan banyak yang belom pernah tau rupa tante kayak apa nih, bisa kasih clue gak kalau secara fisik, tante itu seperti siapa? (si tante ternyata emang gak mau di ekspos dan ingin tetap misterius, jadi gak boleh moto dan memajang wajah tante secara terang-terangan di majalah. Wangsit dari ratu selatan katanya)

Dita Von Teese! Tanya om gugel sama tante wikipedia kalo gak tahu siapa dia.

+ Tante kayaknya udah makan asam garem percintaan yah? pernah disakitin berapa kali tan?

You will have no idea, young fellows. Life itself is a pain.

+ Siapa inspirasi tante buat ngasih nasihat-nasihat bijak ke anak sma seperti kita?

Insipirasi tante adalah kehidupan itu sendiri sayang, dan juga pengalaman masa muda.

+ Motto hidup tante apa sih, kok keliatannya selalu senang haha hihi?

Tante senang, tante bayar. Hihihi. Hidup memang tidak melulu soal uang sayang, tapi segala sesuatu bisa dibeli dengan uang. Tapi bagi tante, bayaran tidak melulu harus dengan uang, bisa dengan cara lain. Ahuy! Ah..sudahlah, suatu saat pasti kalian akan mengerti.

+Emang dulu kuliah dimana sih ?? Pengen tau aja kampus yang bisa menghasilkan orang kayak tante pinky

Tante dulu kuliah di Sorbonne, Paris, ambil Cultural Studies dengan major Love. Aww.

+ Eh eh Tante, kenapa kalo nanya ‘kenapa’ dapat menyebabkan gangguan kejiwaan?

Masak sih? Mungkin itu cuma terjadi pada orang-orang yang tidak cukup pintar untuk menambahkan kalimat di belakang kata Karena.

+ Gemes gak tante ngeliat pemberitaan tentang keadaan Indonesia belakangan di internet?

Internet, my darling, adalah satu-satunya sumber berita paling jujur yang bisa kamu dapatkan tentang suatu situasi atau isu tertentu. Dan memang kejujuran itu tidak selalu menyenangkan. Seperti kamu yang pasti akan marah-marah kalau pacar kamu jujur soal dia punya selingkuhan kan? Kalau kamu lebih suka pacar kamu gak ngaku selingkuh dan tetap ngajak kamu malam mingguan secara rutin, maka silakan kembali ke televisi. As simple as that. Mwack!

+ Tante pernah denger tentang surrogate reality? Mending milih mana tante, hidup di dunia nyata apa maya?

Semua itu hanya ada di kepala kamu sayang. Kalo kata Morpheus di film The Matrix : What is reality?. Terkadang dunia maya lebih nyata dibanding dunia nyata yang penuh kepura-puraan. Orang cenderung lebih jujur di dunia maya, mengungkapkan isi hatinya yang paling dalam. Bahkan ketika dia berpura-pura jadi orang lain di dunia maya, justru itulah saat dia menjadi dirinya sendiri. Dunia maya adalah tempat dimana Ego bisa memuaskan Id tanpa banyak kompromi dengan aturan-aturan masyarakat. Eh kamu ngerti kan tante ngomong apa? Kalo gak ngerti, coba baca lagi tentang teori Surrogate Reality ya. Di internet banyak kok. Mwack!

+  Gimana perasaan tante kalo jadi Cut Tari ?

Tante akan minta royalti untuk setiap video yang diputar.

+ Tante terobsesi bikin video kayak sinta-jojo gak?

Oh tante bikin juga kok, lebih sensasional malah. Tante memang membuat video pribadi secara berkala, you know untuk kepentingan ini itu yang sifatnya ehm pribadi. Dan tentu saja kata pribadi kalau ditambahkan di belakang kata benda sifatnya adalah bukan untuk konsumsi publik. Sekian. Udah ah interviewnya, tante mau berkebun dulu. Mwack!

Category: Interview, PAOTM

Tags: , , , , , , , ,