Satu lagi karya anak bangsa yang mesti dikasih jempol!

Ada kabar baik buat lo yang udah mulai depresi sama produk film lokal yang gak jauh-jauh berhubungan ama pocong nungging, kuntilanak mandi, tuyul dugem, akibat pergaulan babu dan judul-judul “ajaib” lainnya! Hari minggu kemarin, tepatnya tanggal 5 juni, film pendek dari Indonesia berjudul Payung Merah (Red Umbrella) berhasil meraih kemenangan dalam Asian Short Film Awards yang diselenggarakan sama ScreenSingapore di Singapura.

Film pendek yang disutradarai oleh Andri Cung dan Edward Gunawan ini terpilih sebagai  film terbaik dalam festival tersebut oleh panel juri yang dipimpin oleh pemenang tiga kali Academy Award, Oliver Stone bersama  anggota juri sutradara veteran singapura, Eric Khoo serta dua media profesional internasional, Devesh Chetty dan Maggie Lee. “Kami tidak menyangka filmnya akan menjadi nominasi, apalagi menang. Dan dipilih oleh Oliver Stone! Campur aduk rasanya. Shock, happy dan sangat bersyukur,” jawab Andri sesaat setelah menerima penghargaan di Singapura bersama Edward. Payung Merah sendiri merupakan satu dari dua film bikinan anak bangsa yang berhasil menjadi finalis 20 besar bersama dengan film-film lain dari Singapura, Jepang, Filipina, Malaysia, Thailand, Cina, Taiwan, Hong Kong dan Selandia baru.

Film bergenre drama-thriller-supernatural ini bercerita tentang pengalaman seorang supir taksi (Rio Dewanto) yang belajar untuk menghargai orang yang dicintainya setelah mengantarkan penumpang yang cantik namun misterius (bintang Lux Atiqah Hasiholan). Film berdurasi 9 menit ini juga nampilin seorang tokoh senior dunia teater Zubir Mustaqim. Payung Merah sendiri adalah kolaborasi pertama antara sutradara Andri Cung dengan Edward Gunawan.

Mari kita semua sama-sama angkat topi buat para sineas berbakat tersebut! Buat lo yang penasaran sama filmnya, intip aja dulu trailer di atas, dijamin bakal makin penasaran..

Category: Film

Tags: ,