Daripada lo sinis duluan baca judul pameran ini, mending lo langsung baca ulasan nya.
Ruang Rupa Galery, Jakarta. Jum’at 10 juni 2011
Jangan dulu sinis ketika lo baca judulnya, “Diperkosa Kota” ini adalah sebuah pameran seni rupa, mulai dari mixed media, sampai photography. Pameran “Diperkosa Kota” ini adalah program lanjutan dari “JAKARTA 32°C”. Kalo lo sering ke ruang rupa, lo pasti dateng dong ke acara “JAKARTA 32°C” Desember 2010 lalu, Ruang Rupa ngasih penghargaan buat 5 karya terbaik yang ikut berpameran, 5 karya yang terpilih ini kembali di kasih kesempatan untuk menampilkan karya-karya baru mereka di dalam pameran “DIPERKOSA KOTA”.
“DIPERKOSA KOTA” adalah gambaran tentang kusutnya kota Jakarta yang sudah banyak di padati oleh segambreng kendaraan yang memadati jalan, ragam kehidupan yang bermacam macam, dari mulai pembicaraan di twitter yang lo dan temen temen lo lakuin tiap hari, banjir, polusi udara, hingga tata kota yang kusut bagaikan tumpukan jerami. Buset.
Pameran “DIPERKOSA KOTA” ini berlangsung selama 8 hari berturut-turut, dari tanggal 10 Juni sampai 18 Juni 2010. Menampilkan karya-karya apik nan menarik dari Angga Cipta a.k.a ACIP yang menggambarkan kemacetan kota Jakarta dengan stiker interaktif peta Jakarta, wallpaper pola kehidupan Jakarta, hingga free posters. Ada juga Dhemas Reviyanto yang menamai karya photography-nya dengan julukan kuda besi, menampilkan berbagai macam potret motor-motor pengangkut yang terkena dampak dari keras nya kehidupan kaum urban.
Ficky Fahreza yang menampilkan keragaman pembicaraan di dunia maya seperti twitter yang biasa lo lakuin setiap harinya, candaan, bualan, curhat, pemikiran, ide, doktrin, visi, misi, dan banyak lagi bahasan lain. Ada pula Syaiful Ardianto yang nampilin poster berisikan teks dan gambar yang mendukung tentang permasalahan yang jadi makanan sehari-hari lo dan seluruh masyarakat. Terakhir ada Komunitas Pencinta Kertas yang menata kota Jakarta ini dengan membuat maket dari bahan kertas daur ulang. Pada acara pembukaannya, ada juga yang ga mau kalah nampil nih. Penampilan pesulap urban juga ikut meramaikan suasana jumat malam yang ceria.
Photo by Ignatius Ivan
Category: Event
Like This Articles?
Share it To Your Friends!








RHARHARHA Says,
#DIPERKOSAKOTA pameran Mahasiswa Urban Jakarta 32 C saat pembukaan dihadiri oleh banyak dede-dede urban celana gemes dengan kamera SLR slempang samping, ada juga geng fixie yg mampir sebentar langsung meluncur ke 711 untuk nongkrong sambil melirik dede-dede slurpee dijidat mereka tertempel stiker gratisan peeweegaskin
, Abang-abang Hot Chocolate geleng-geleng ada juga yg tersenyum nyinyir karena dede2 celana gemes itu juga memakai baju tembus BH trend busana urban 2011 mungkin sesuai dengan cuaca jakarta yang Gerah RHARHARHA dengan suhu 33 derajat Celcius.
Memang Perkembangan Kota dipengaruhi Oleh Kreatifitas Sosial Warga kotanya yang resah galau mencari jati diri dengan segala permasalahan kotanya, juga pengaruh teknologi sosial media yayaya
Lho kok ngelantur ya saya Mba2 Mas2 Urban Provoke maaf yah RHArima Kasih
on 14 Jun 2011 / 11:54