Kemana lo malem minggu kemarin? dirumah aja? lo harus nya dateng ke Hey Folks kemarin.

Ada Little Space Donkey dan a Slow in Dance yang launching ep bareng, mereka adalah band post rock yang udah lumayan lama malang melintang di negri ini. Little space donkey yang biasa disebut LSD ini mengeluarkan ep kedua mereka yang berjudul Dreamer’s Manifesto. Dan a Slow in Dance mengeluarkan ep pertama mereka yang dikasih judul Back to the Brightside.

Atmosfir siang hari yang terang cemerlang tiba-tiba jadi rada sendu, pertama di prakasai oleh Gunver yang membuka dengan dentuman musik khas shoegaze 80an ala the Jesus and Marry chain, Pale Saints dan kawan-kawan seangkatannya. Dari shoegaze era 80, kita di ajak menikmati post rock noise rock yang di bawain sama Belladonna, biar cuman berdua, mereka tetap fasih memainkan noise, distorsi, dan delay dari musik mereka. Setelah itu giliran yang punya hajatan, dimulai oleh a Slow in Dance, band asal Cimahi yang katanya baru pertama kali main di Jakarta itu membuat suasana sore di toko Hey Folks semakin muram. Balutan musik post rock mereka yang identik suara gitar ini sukses bikin kita melayang.

Kemudian, baru deh si tuan rumah yang meluncurkan ep keduanya, Dreamer’s Manifesto. Little Space Donkey band post rock asal Jakarta yang di gawangin sama Dendhy, Anton, Amy, Made, dan Dape ini sukses bikin para pencinta shoegaze, post rock, dream pop tercengang. Dengan 8 lagu yang mereka bawain, 4 lagu diantaranya 3 minutes adverts, loneliness is a myth, eleven brave warriors on that fields, anumerta adalah lagu lagu jagoan yang ada di ep mereka. Selain lagu di Ep yang dirilis secara digital, mereka juga membawakan beberapa lagu yang gak ada di ep-nya. Asik kan? Provoke! Magazine mengucapkan selamat dan sukses untuk Little Space Donkey dan a Slow in Dance bersama ep nya, ditunggu deh rilisan berikutnya.

Category: Event

Tags: , , , , , , , , , ,