Jakarta berhasil dihipnotis sama suguhan musik psychedelic rock dan dance-punk ala TAME IMPALA + !!! (CHK CHK CHK)
(Bengkel Night Park, 29 Oktober 2011)
Photo by. Ananda Suryo
Apa alasan yang paling tepat untuk keluar dari band setelah bertahun-tahun membara bersama sampai-sampai kalau lo ngeliat matanya aja udah bisa baca pikirannya? Salah satu jawabannya adalah pingin jadi Magician. Kenapa? Supaya bisa nyulap daun jadi uang? Kalau aktualisasi diri aja bukan, jadi apa dong yah?
Kalau semua pahlawan-pahlawan lo adalah orang aneh, lo akan tahu jawabannya. Dan tentu saja akan sangat setuju untuk dateng lihat penampilan geng dance-punk asal NYC yang nyentrik dan keringetan dimana-mana itu. Mereka adalah !!! (Chk Chk Chk). Dari sinilah semua keajaiban itu berasal. Yes.. BEATFEST presents TAME IMPALA & !!! (Chk Chk Chk) in concert yang dibuka oleh Hightime Rebellion dan Sir Dandy, 29 Oktober 2011.
Bengkel Night Park bergoyang malam itu. Acara dibuka oleh Hightime Rebellion yang mengajak bernostalgia dengan sedikit 70’s disco, retro sound dan bassline ala Motown dan cengkok vocal serupa The Beatles yang dikawinkan dengan Blonde Redhead. Miane sangat mencuri perhatian di malam itu selain pameran-pameran dan fun booth kecil-kecilan yang ada di lorong tempat masuk. Dilanjutkan dengan penampilan solois yang sekarang berformat band tapi tetap melawak, Sir Dandy. Panggungnya kegedean untuk Sir Dandy, jadi gak ada keintiman tercipta seperti biasanya Sir Dandy bernyanyi dan ber-celoteh jenaka.
Setelah Sir Dandy? Muncul beberapa kru bule di panggung. Dan tepat jam 10 malam, Nic Offer si pedansa yang celana pendekan mulai begoyang ala dirinya sendiri dengan iringan indie disko sadis khas Chk Chk Chk. Setelah membuat gimmick keluar dari band untuk menjadi Magician, Nicasso the Wonderful ini menyulap Bengkel menjadi tidak mau diam. Coba lihat deh video di bawah ini untuk melihat kelihaian si flamboyan ini.
Lagu ke-2 disikatlah Jamie, My Intentions are Bass yang videonya dinominasiin di UK Music Video Award. All My Heroes are Weirdos menjadi pengantar untuk orang-orang teriak dan nyanyi bareng di lagu Must be the Moon. Ada 3-4an lagu baru yang dibawain Chk Chk Chk malam itu. Setelah review album terakhirnya, Strange Weather Isn’t it?, dinilai terlalu electronic, lagu-lagu barunya serasa balik lagi ke era kenakalan rilisan mereka saat masih di GSL records. Dari ajakan untuk punya pacar dua sampai nulis lagu psychedelic cinta untuk kota kelahiran sepertinya menarik. Dan setelah bawain 10 lagu, Chk Chk Chk menutup keriaan di panggung dengan Heart of Hearts setelah penonton di hajar dengan lagu epic, Me and Giuliani Down by the School Yards dan the Hammer. Nic bolak balik kiri kanan sambil ke bawah panggung dan goyang bareng penonton di barisan depan. Dan sirep-nya perlahan ikut hilang bareng Chk Chk Chk yang ninggalin panggung.
Dan yang ditunggu-tunggu memulai aksinya. Banyak hippie dadakan malam itu yang seseruan. Suasana jadi tenang dan goyang malu-malu dengan lagu-lagu hipnotis down tempo psychedelia, Tame Impala. Berasa bergelombang sembari jemari mengacungkan ‘peace’ ke udara. Dibuka dengan It is Not Meant to be yang disambut riuhan penonton. Why Won’t You Make Up Your Mind, Solitude is Bliss, Alter Ego, dan satu lagu cover dari Massive Attacks, Angel, dibawain dengan versi mentah dan gelap. Tame Impala bilang gak suka dan gak pernah mau mainin encore—mood-nya udah lain aja kan kalau pakai encore. Jeremy’s Storm yang katanya lagu favorit mereka juga dibawin dengan mulus. Yang menarik adalah jamming-jamming dadakan di tengah lagu kayak Desire be Desire Go dan di coda lagu terakhir yang panjang dan progressive. Banjir phaser dan shifter! Mungkin ini jawaban atas review live mereka yang banyak bilang gak sebagus review LP mereka, Innerspeaker, yang luar biasa disukai orang-orang. Tame Impala mau buktiian kalau mereka band live yang patut diperhitungkan. Tapi setidaknya mereka membuat yang hadir di malam itu ber-origami mimpi dan kembali ke konser-konser taman di tahun 60-70an dimana Leonard Cohen manggung jam 4 subuh dengan lagu-lagu cerita dan puitisnya yang memabukkan dan meninabobokan. Tidur sambil senyum sikidilik sampai siang.
Jadi masih pingin jadi Magician? Bikin band baru aja apa? Coba rekrut deh @Anis_Suryo untuk vocal suara tinggi. Dijamin psychedelic. Hihihi
Nih sikat.. siapa tahu jatuh cinta
Simak juga lagu canggih Tame Impala dari single 7’’-nya tahun 2009
Tags: Beatfest, chk chk chk, tame impala
Like This Articles?
Share it To Your Friends!



