Wokrshop gratis, informatif, keren, dan bikin kita makin gak sabar buat bikin film
Yang punya cita – cita bikin film, masuk ke Hollywood, bisa nangis di podium Oscar, pasti datang dong ke acaranya New York University Tisch School of the Arts tanggal 29 mei lalu. Itu tuh, acara workshop yang diisi sama seminar keren tentang ilmu dasar pembuatan film.Workshop gratis bin ciamik yang diadain di Oktagon Gunung Sahari tanggal 29 Mei ini berlangsung seru dan inspiratif banget. Pokoknya bikin kita makin ngebet buat film deh.
Di acara ini, Mr. Amos Ezra Katz, selaku pengajar di NYU Tisch, menjadi mentor dalam acara yang berlangsung dari jam 15.00 sampai jam 17.00 itu. Selama 2 jam itu, ia ngejelasin berbagai macam teknik-teknik dasar produksi film plus pengetahuan tentang tren di dunia perfilman akhir – akhir ini. Teknik yang dipelajarin antara lain adalah metode pencahayaan “three-point lighting” yang jadi standar dalam sinematografi sejak dulu. Gak cuma itu aja, seminar ini juga ngebahas soal teknik ‘dokumenter’ dan 3-D yang lagi hip banget belakangan ini. Gak puas bikin kita ‘gatel’ gara – gara materi dashyat itu, Mr. Amos menutup seminar ini dengan nampilin film – film milik jebolan NYU Tisch Asia yang berhasil mendapatkan berbagai penghargaan.
“Ini adalah pertama kalinya bagi NYU Tisch Asia untuk menyelenggarakan sebuah workshop di Jakarta untuk memberi gambaran tentang apa yang NYU Tisch Asia bisa tawarkan. Workshop ini terbuka bagi mereka yang tertarik untuk mengetahui aspek-aspek dasar dalam pembuatan film,” kata Associate Director of NYU Tisch Asia, Ms. Azliana Abdullah. Karena itu juga , Ms. Azliana mendorong semua orang yang ingin belajar lebih tentang pembuatan film untuk mendaftarkan diri di NYU Tisch Asia di masa depan. NYU Tisch Asia sendiri akan mengadakan 4 Professional Certificate Programs di bidang pembuatan film, seni pertunjukan (akting atau teater musical), dan penulisan cerita layar lebar. Program intensif 12 minggu ini dimulai pada 26 September 2011 akan membangun dasar artistik dan intelektual para pelajar, termasuk memberikan pelatihan intensif bagi mereka yang bercita-cita menjadi actor, sineas dan penulis cerita layar lebar.“Program-program di NYU Tisch Asia memiliki kelebihan dari segi kedekatan geografis dan kualitas pengetahuan yang ditawarkan karena semua dosen yang bekerja disini dipilih oleh Tisch di New York,” Ms. Azliana berkomentar.
Tags: Film, indonesia, New York University Tisch School of the Arts, NYU, oktagon, seminar, Singapore, Workshop
Like This Articles?
Share it To Your Friends!





